One blunder can destroy a brand that took years to build
Lebih dari 30 kasus krisis brand di dunia nyata. Blunder brand paling fatal, blooper paling mahal, hingga krisis yang hampir dan pernah membunuh sebuah brand, dibedah secara total beserta cara menanganinya step by step. Langsung oleh praktisi yang menangani krisis brand nasional hingga multinasional dari balik layar.
Batch01
Only 25 seats per batch
Are you and your brand ready when a perception crisis hits?
Ibarat sebuah gedung yang wajib punya protokol bencana beserta alat-alatnya, brand Anda juga harusnya demikian. Brand Anda harus tahu bagaimana menghadapi krisis jika amit-amit kejadian, dan yang paling penting, melakukan mitigasi secara baik dan benar agar kondisi krisis tidak pernah sampai terjadi.
- Brand Anda bisa kepeleset membuat blunder, baik yang disebabkan karena ketidaktahuan ataupun ketidaksengajaan.
- Netizen begitu mudahnya "spill the tea" tentang brand Anda di social media, yang sering kali mengabarkan berita buruk tentang brand sebelum konfirmasi terlebih dahulu.
- Yang lebih menyeramkan, warga netizen juga sering kali melakukan cancel culture terhadap brand, berawal dari satu screenshot saja.
- Dan bahayanya, brand Anda gagap menanggapinya! Bingung harus ngapain, mulai dari mana, hubungi siapa, lawan atau diam saja?!
- Respons brand Anda yang seharusnya menenangkan justru membuat keadaan semakin runyam, yang berakibat masalah menjadi semakin besar.
- Dan akhirnya brand perception value yang sudah dibangun bertahun-tahun hancur seketika.
- Brand Anda, khususnya manusia di balik layarnya, mulai dari founder, CEO, brand manager, marketing director, social media specialist hingga customer service tidak dibekali "Anti-Blunder Protocol".
- Semua bereaksi berdasarkan emosi sesaat karena "panas", tanpa guideline, tanpa koordinasi dan tanpa berpikir jauh ke depan.
- Brand Anda selama ini hanya fokus menaikkan angka penjualan dan memotong biaya untuk keuntungan lebih besar, namun lupa menyiapkan "asuransi" dan prepare for the worst case.
Why you should join this workshop
Buzzle mengajarkan protokol mitigasi terjadinya krisis terhadap persepsi brand, dan bagaimana mengatasinya jika krisis tersebut terjadi.

Crisis handling A-Z
Anti-Blunder Protocol by Buzzle
Anti-Blunder Protocol bukanlah workshop untuk meningkatkan penjualan atau mendapatkan profit margin yang lebih baik, namun workshop yang akan menyelamatkan uang Anda. Karena biaya menangani krisis bisa puluhan sampai ratusan kali lipat lebih mahal daripada biaya mencegahnya. Dan kadang, sebesar apapun uang yang dikeluarkan, keadaan ngga pernah balik seperti semula.
Hundreds of millions for press releases.
Billions for rebranding & remarketing.
A FORTUNE to rebuild a broken brand perception.
Better to learn it now than to pay for it later.

What your brand will master
Karena pada akhirnya, brand yang berhasil menerapkan Anti-Blunder Protocol akan mengerti 4 hal penting. Bahkan, brand juga belajar bagaimana melakukan turn around dan counter attack saat krisis terjadi.
The Shield
Menjaga brand perception value.
The Fix
Memperbaiki brand perception value.
The Scale
Memperkuat brand perception value.
The Buzz
Mengamplifikasi brand perception value.
The Turn Around
Membalikkan keadaan saat krisis sedang terjadi.
The Counter Attack
Memberikan perlawanan yang justru bisa menjadi keuntungan bagi brand.
The crisis frameworks unpacked end to end during the workshop
Setiap sesi selalu disertai dengan studi kasus REAL, khususnya dari first hand experience Buzzle terjun langsung mengelola krisis persepsi sebuah brand, menghadapi kasus hukum, diserang netizen & publik, hingga memutar balikkan keadaan dan "memberikan perlawanan" yang dapat menjadi keuntungan bagi brand.
10 sessions in 1 day
30+ real brand crisis cases
Live crisis simulation
Anti-Blunder Protocol workbook
Jadwal, durasi, dan lokasi workshop dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan lebih lanjut, kecuali Anda telah membeli tiket untuk batch ini. Untuk informasi lebih lanjut harap melihat FAQ.
01
The Four Pillars of Anti-Blunder Protocol
Fondasi seluruh protokol: The Shield, The Fix, The Scale, dan The Buzz, empat cara mengelola brand perception value sebelum, saat, dan setelah krisis.
02
Crisis Response Sequence
Urutan respons jam demi jam, dari 1 jam pertama hingga 7 hari pertama sebuah krisis, sehingga tim tahu persis siapa melakukan apa.
03
The Non-Negotiables
Prinsip yang tetap dipegang dalam kondisi paling panas: saat panik, terancam di-cancel, ditekan netizen, dan dikejar media.
04
The Growth Hack
Cara membaca peluang di tengah krisis, sehingga brand bukan cuma selamat tapi keluar dengan posisi lebih kuat dari sebelumnya.
05
Hot Issues Radar
Peta isu paling sensitif di Indonesia hari ini, untuk mendeteksi potensi blunder sebelum brand tergelincir tanpa sadar.
06
Audience Psychology Map
Peta emosi audience: kenapa netizen marah, kapan mereka memaafkan, dan apa yang justru bikin mereka makin marah.
This isn't a made-up scenario. It really happened
Kasus-kasus ini bisa saja terjadi (amit-amit) pada brand Anda. Yang terpenting adalah selalu bersiap mitigasi dan tahu cara menanganinya jika ini terjadi. Lebih dari 30 kasus brand lainnya akan dikupas secara tuntas hingga ke tulang-tulangnya oleh Buzzle di workshop Anti-Blunder Protocol.
- Rp1 billionto handle a single crisisASE, a 'Lifestyle' brandBeberapa waktu lalu, sebuah brand lifestyle bernama ASE harus menanggung Rp1 miliar untuk membayar biaya penanganan krisis.
- 10K+followers lost in 3 daysPTRBelum lama ini, sebuah brand bernama PTR harus kehilangan lebih dari 10.000 followers-nya dalam waktu 3 hari karena mendapatkan cancel culture dari netizen.
- 1 employeefired after their unethical behavior went viralAHRSebuah brand bernama AHR diserang netizen karena kelakuan salah satu karyawannya yang bersikap tidak etis dan akhirnya ter-blow up, sampai brand harus memecat karyawan tersebut.
- 50%+of revenue lost, and the store had to closeBSWSebuah brand bernama BSW sampai harus menutup tokonya dan kehilangan omset lebih dari 50% karena mendapatkan black campaign dan serangan dari netizen.
Masalah seperti ini sangat merusak brand perception value, dan membutuhkan biaya yang sangat mahal untuk mengatasinya. Bahkan, biaya yang mahal pun belum tentu bisa membalikkan keadaan seperti semula.
Many brands, once their name is ruined, never manage to come back.
Brands that trust Yasa & Buzzle
Yasa & Buzzle telah dipercaya untuk memberikan arahan, mengelola, mengeksekusi, dan melatih brand-brand berikut.
Bring your team and save more
Anti-Blunder Protocol diciptakan khusus untuk Founder, Owner, CEO, CMO, Brand Manager, Marketing Manager, Advertising Manager, Social Media Strategist, Social Media Admin, Customer Service, dan Front Liner, serta siapapun yang pekerjaannya berhubungan langsung dengan menjaga brand perception, khususnya yang berhadapan langsung dengan audience.
Pendaftaran ditutup 28 Oktober 2026Sisa 7 hari 17:46:38
1 Pax
-
1
Kursi
IDR1.900.000
IDR 1.900.000 per orang
2 Pax
-
2
Kursi
IDR3.500.000
IDR 1.750.000 per orang
Save Rp300.000 (8% off)
3 Pax
Most Chosen
3
Kursi
IDR4.500.000
IDR 1.500.000 per orang
Save Rp1.200.000 (21% off)
5 Pax
Best Value
5
Kursi
IDR6.000.000
IDR 1.200.000 per orang
Save Rp3.500.000 (37% off)
What every seat includes
Semua tier
Tergabung ke dalam ekosistem Buzzle, khususnya alumni workshop Buzzle yang berisi ratusan brand enthusiast terkurasi dari kalangan entrepreneur & professional.
Gratis mengikuti event terbatas khusus Brand Partner Buzzle.
Reseat batch berikutnya dengan harga spesial pengganti biaya akomodasi dan administrasi saja.
Workbook khusus Anti-Blunder Protocol.
2 kali snacks & 1 kali meal selama workshop.
Special voucher potongan harga untuk menjadi brand partner Buzzle.
Detail workshop
Batch 1
Schedule
Friday, 30 October 2026
Upcoming workshop
Duration
10.00 - 17.30 WIB
One full day, 10 sessions
Location
Buzzle's Office
One Belpark Office Building, 5th Floor, Jl. RS. Fatmawati Raya No. 1, RT 01/RW 01, Pondok Labu, Cilandak, South Jakarta, DKI Jakarta 12450
Lihat di Google MapFrequently asked questions
Hal-hal yang paling sering ditanyakan sebelum mengambil seat. Tidak menemukan jawaban untuk pertanyaan Anda? Tim support kami siap membantu.
Justru itu waktu terbaiknya. Protokol krisis itu kayak alat pemadam api, dibeli waktu ngga ada kebakaran, bukan waktu udah kebakaran. Semua brand yang Buzzle bantu tangani krisis punya kalimat yang sama sebelumnya: "kirain ngga bakal kejadian."
Ya, justru sangat direkomendasikan bagi professional yang menjalankan operasional langsung, khususnya yang berhadapan langsung dengan audience, untuk mengikuti workshop ini.
Ya, karena pengambil keputusan paling tinggi adalah yang paling berperan membuat protokol mitigasi dan penanganan krisis di sebuah brand. Fun fact-nya, krisis terbesar sering kali diciptakan oleh blunder pimpinan paling atas. Jadi sangat direkomendasikan agar pimpinan paling atas sebuah brand ikut serta.
Materi dari workshop ini dapat diaplikasikan pada skala brand berapapun, namun akan semakin penting bagi brand yang semakin besar karena harus sangat disiplin dalam menjalankan Anti-Blunder Protocol. Pengalaman Buzzle selama ini membantu brand menangani krisis dari brand dengan ukuran revenue Rp1.000.000.000 hingga Rp10.000.000.000.
Ya, sangat disarankan walaupun tidak wajib, karena Anda akan perlu mengeksekusi banyak hal secara bersamaan setelah mengikuti workshop ini. Ketika Anda bersama dengan team Anda, kemungkinan besar Anda akan dapat saling meng-cover satu sama lain.
Tidak. Peserta juga dilarang keras merekam dan mendokumentasikan materi workshop dalam bentuk apapun (video & audio) ke publik tanpa izin resmi tertulis dari Buzzle. Materi ini tidak akan pernah ada di YouTube, tidak dijual sebagai rekaman, tidak beredar di mana pun. Satu-satunya cara mendapatkannya adalah dengan hadir belajar langsung.
Ya, Anda bisa hadir lagi di workshop Anti-Blunder Protocol berikutnya dengan harga spesial khusus alumni (hanya untuk meng-cover biaya administrasi). Jumlah seat untuk peserta reseat setiap batch-nya sangat terbatas, silakan segera hubungi team Buzzle apabila Anda berminat untuk belajar lagi.
Punya pertanyaan lebih lanjut?
Silahkan hubungi tim kami melalui WhatsApp, kami akan berusaha untuk memberikan jawaban terbaik.
Stay calm in the midst of the storm
Seat setiap batch dibatasi hanya 25 orang. Amankan seat Anda dan tim sebelum pendaftaran ditutup.
Kami menghargai privasi Anda. Data Anda tidak akan pernah kami bagikan kepada siapa pun.
























